Perpustakaan STIKES Fatmawati

  • Beranda
  • Login Pustakawan
  • Buku Tamu
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of KTI Orthopedi : PENERAPAN BLADDER TRAINING PADA PASIEN POST OPERASI DENGAN MASALAH KEPERAWATAN RETENSI URINE

Karya Tulis Ilmiah

KTI Orthopedi : PENERAPAN BLADDER TRAINING PADA PASIEN POST OPERASI DENGAN MASALAH KEPERAWATAN RETENSI URINE

Putri Rahmadanty - Nama Orang; Deny Prasetyanto - Nama Orang;

Retensi urine merupakan salah satu komplikasi yang sering terjadi pada pasien pascaoperasi
akibat efek anestesi, nyeri, maupun gangguan fungsi kandung kemih. Kondisi ini
menyebabkan ketidakmampuan mengosongkan kandung kemih secara optimal sehingga
meningkatkan risiko infeksi saluran kemih dan memperlambat proses pemulihan. Bladder
training merupakan intervensi keperawatan nonfarmakologis yang bertujuan melatih fungsi
kandung kemih agar mampu berkontraksi dan berelaksasi secara optimal. Tujuan studi kasus
ini adalah menggambarkan penerapan asuhan keperawatan melalui intervensi bladder
training dalam mengatasi retensi urine pada pasien post operasi. Metode yang digunakan
adalah studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan pada dua pasien post operasi yang
mengalami retensi urine. Instrumen yang digunakan berupa lembar pengkajian keperawatan
dan lembar observasi status eliminasi urine. Intervensi bladder training diberikan tiga kali
sehari selama periode asuhan keperawatan. Sebelum intervensi, kedua pasien mengalami
kesulitan memulai berkemih, sensasi kandung kemih penuh, pengeluaran urine sedikit,
berkemih tidak tuntas, serta masih memerlukan kateter. Setelah intervensi, pasien mampu
berkemih secara mandiri, jumlah pengeluaran urine meningkat, keluhan berkemih tidak tuntas
berkurang, dan eliminasi urine menjadi lebih lancar. Hasil studi menunjukkan bahwa bladder
training efektif membantu pemulihan fungsi eliminasi urine pada pasien post operasi sehingga
dapat direkomendasikan sebagai salah satu intervensi keperawatan mandiri untuk mengurangi
retensi urine, meningkatkan kenyamanan, mempercepat pemulihan.


Ketersediaan
KTI20262301002KTI20262301002 PUT PMy LibraryTersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
KTI20262301002 PUT P
Penerbit
Jakarta : STIKes Fatmawati., 2026
Deskripsi Fisik
xiv, 46 hlm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
KTI
karya tulis ilmiah
Bladder Training
Eliminasi Urine
KTI Orthopedi
retensi urine
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • KTI Orthopedi : PENERAPAN BLADDER TRAINING PADA PASIEN POST OPERASI DENGAN MASALAH KEPERAWATAN RETENSI URINE
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan STIKES Fatmawati
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik