Perpustakaan STIKES Fatmawati

  • Beranda
  • Login Pustakawan
  • Buku Tamu
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of KTI Orthopedi : ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN PASCA OPERASI FRAKTUR EKSTREMITAS BAWAH DENGAN MASALAH KEPERAWATAN GANGGUAN MOBILITAS FISIK

Karya Tulis Ilmiah

KTI Orthopedi : ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN PASCA OPERASI FRAKTUR EKSTREMITAS BAWAH DENGAN MASALAH KEPERAWATAN GANGGUAN MOBILITAS FISIK

Ayda Cahya Rohmaani - Nama Orang; Deny Prasetyanto - Nama Orang;

Gangguan mobilitas fisik merupakan kondisi keterbatasan dalam melakukan pergerakan
secara mandiri yang sering terjadi pada pasien pasca operasi fraktur ekstremitas bawah.
Studi kasus ini bertujuan mendeskripsikan asuhan keperawatan pada pasien Pasca operasi
fraktur ekstremitas bawah dengan masalah keperawatan gangguan mobilitas fisik . Metode
yang digunakan studi kasus deskriptif melalui tahapan proses keperawatan meliputi
pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Subjek terdiri dari dua
pasien perempuan pasca operasi, yaitu subjek I post Total Hip Replacement hari ketiga dan
Subjek II post operasi fraktur intertrokanter femur dengan pemasangan PENA. Data
dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, serta pengukuran kekuatan
otot dan Barthel Index. Diagnosis keperawatan yang ditegakkan adalah gangguan
mobilitas fisik. Intervensi diberikan selama tiga hari berupa pemantauan kondisi pasien
dan latihan Range of Motion (ROM) aktif maupun pasif secara bertahap. Evaluasi
menunjukkan adanya peningkatan kekuatan otot dan kemampuan aktivitas sehari-hari
yang ditandai dengan peningkatan skor Barthel Index pada kedua pasien. Kesimpulan,
latihan ROM aktif dan pasif efektif meningkatkan mobilitas fisik dan kemandirian pasien
pasca operasi fraktur ekstremitas bawah. Kesimpulan, Intervensi latihan ROM aktif dan
pasif efektif meningkatkan kekuatan otot, mobilitas fisik, dan kemandirian pasien pasca
operasi fraktur ekstremitas bawah, sehingga dapat digunakan sebagai intervensi
keperawatan mandiri dalam mendukung pemulihan fungsi gerak pasien.


Ketersediaan
KTI20262301046KTI20262301046 AYD AMy LibraryTersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
KTI20262301046 AYD A
Penerbit
Jakarta : STIKes Fatmawati., 2026
Deskripsi Fisik
x, 86 hlm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
KTI
karya tulis ilmiah
KTI Orthopedi
Fraktur Ekstremitas Bawah
Gangguan Mobilitas Fisik
Pasca operasi
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • KTI Orthopedi : ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN PASCA OPERASI FRAKTUR EKSTREMITAS BAWAH DENGAN MASALAH KEPERAWATAN GANGGUAN MOBILITAS FISIK
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan STIKES Fatmawati
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik