Karya Tulis Ilmiah
KTI Maternitas : PEMBERIAN INTERVENSI MOBILISASI DINI UNTUK MENINGKATKAN PERISTALTIK USUS PADA IBU POST OPERASI SECTIO CAESAREA DI RUANG TERATAI LANTAI II SELATAN RS FATMAWATI
Sectio caesarea sering menurunkan fungsi usus akibat anestesi, penanganan organ, dan tirah
baring lama yang ditandai peristaltik lambat, kembung, hingga konstipasi. Salah satu upaya
non-farmakologis yang efektif untuk mengatasinya adalah mobilisasi dini. Studi kasus ini
bertujuan mengetahui efektivitasnya serta menggambarkan asuhan keperawatan pada 3 subjek
yang menjalani operasi sectio caesarea dengan anestesi spinal, kondisi umum stabil, tanpa
riwayat gangguan saluran cerna. Metode yang digunakan adalah deskriptif studi kasus melalui
pendekatan asuhan keperawatan dengan penerapan intervensi bertahap: latihan napas dan
pergerakan ekstremitas (0–6 jam post operasi), perubahan posisi tubuh (6–10 jam), hingga
latihan duduk dan berjalan mandiri (10–24 jam). Hasil menunjukkan peningkatan frekuensi
peristaltik usus dari kondisi hipoaktif (2–3 kali/menit) menjadi normal (11–24 kali/menit).
Subjek I dapat flatus pada hari pertama dan BAB hari kedua, sedangkan Subjek II dan III flatus
dan BAB hari ketiga. Kesimpulan studi kasus ini adalah mobilisasi dini terbukti efektif dalam
meningkatkan peristaltik usus, sehingga intervensi mobilisasi dini yang disertai edukasi
pentingnya melakukan mobilisasi mandiri sejak dini dapat direkomendasikan pada ibu post
sectio caesarea untuk mempercepat pemulihan fungsi usus dan proses defekasi (eliminasi
fekal).
| KTI20262301041 | KTI20262301041 NI P | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain