Karya Tulis Ilmiah
KTI KMB : PENERAPAN TERAPI FINGER HOLD UNTUK MENURUNKAN INTENSITAS NYERI PADA PASIEN POST OPERASI DI RUANG PERAWATAN
Nyeri merupakan masalah yang sering dialami pasien setelah menjalani tindakan operasi akibat
kerusakan jaringan dan proses inflamasi. Nyeri yang tidak teratasi dapat mengganggu
mobilisasi, istirahat, serta proses penyembuhan pasien. Salah satu terapi nonfarmakologis yang
dapat digunakan untuk membantu menurunkan intensitas nyeri adalah terapi Finger Hold yang
mengombinasikan teknik relaksasi dan pernapasan dalam. Studi kasus ini menggunakan
pendekatan proses keperawatan pada dua pasien post operasi yang mengalami nyeri akut di
Ruang Prof. Soelarto Lantai II RS Fatmawati pada tanggal 18–23 Mei 2026. Intervensi
dilakukan dengan pemberian terapi Finger Hold selama 3 hari berturut-turut dengan durasi 5–
10 menit sebanyak 2–3 kali sehari. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi,
pemeriksaan fisik, dan studi dokumentasi. Sebelum intervensi, skala nyeri pada subjek I adalah
7 (nyeri berat) dan subjek II adalah 6 (nyeri sedang). Setelah pemberian terapi Finger Hold
selama tiga hari, subjek I mengalami penurunan skala nyeri dari 7 menjadi 4, sedangkan subjek
II mengalami penurunan dari 6 menjadi 5. Terapi Finger Hold dapat membantu menurunkan
intensitas nyeri pada pasien post operasi dan meningkatkan rasa nyaman selama masa
pemulihan. Terapi ini dapat digunakan sebagai salah satu intervensi keperawatan
nonfarmakologis dalam manajemen nyeri pasien post operasi.
| KTI20262301005 | KTI20262301005 ARI P | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain